<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pujian penyembahan &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/pujian-penyembahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Oct 2024 09:09:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>pujian penyembahan &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Siap Diajar &#124; Mazmur 119:108 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/siap-diajar-mazmur-119108-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 08:39:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[kehormatan dan kemuliaan dalam Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[masuk gerbangNya]]></category>
		<category><![CDATA[masuk hadirat Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pujian penyembahan]]></category>
		<category><![CDATA[siap diajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=12308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku. (Mazmur...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/siap-diajar-mazmur-119108-tb/">Siap Diajar | Mazmur 119:108 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku. (Mazmur 119:108 TB)</em></h4>



<p><em>Hybrid</em> bukanlah perkataan yang asing di telinga. Tepatnya sejak covid-19 mulai reda. <em>Hybrid</em> berarti segala aktivitas yang dilakukan secara onsite, direkam lalu disiarkan melalui platform.</p>



<p>Platform yang biasa digunakan ialah YouTube dan Zoom. Sistem <em>hybrid</em> tidak hanya dilakukan saat pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar tetapi ibadah di gereja.</p>



<p>Entah ibadah secara onsite atau online yang diikuti saat itu, tentu banyak orang Kristen bertanya, mengapa pujian dan penyembahan harus dinaikkan sebelum Firman Tuhan?</p>



<p>Alasannya, karena pujian dan penyembahan membawa setiap orang masuk ke dalam hadirat Tuhan. Tidak hanya masuk tetapi dibawa mendekat. TanganNya menjamah hati dan pikiran agar menjadi fokus.</p>



<p>Saat hati dan pikiran menjadi fokus, kita akan lebih mudah siap untuk diajar olehNya. Namun demikian, kita tetap harus memerintahkan diri agar saat pembelian Firman Tuhan tidak bermain handphone kecuali membuka Alkitab. Memang tidak mudah tetapi harus dilakukan.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, melalui renunagn hari ini, saya menjadi tahu bahwa pujian serta penyembahan menjamah hati dan pikiran fokus saat pemberitaan Firman Tuhan disampaikan. Saya mohon agar Engkau terus mengingatkan saya agar tidak bermain handphone saat ibadah kecuali untuk membuka Alkitab saja. Terima kasih Tuhan. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=19&amp;chapter=119&amp;verse=108" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=19&amp;chapter=119&amp;verse=108</a></em></li><li><em><a href="https://bit.ly/3YvcyUD" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://bit.ly/3YvcyUD</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/siap-diajar-mazmur-119108-tb/">Siap Diajar | Mazmur 119:108 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lebih Dekat dengan-Nya</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/lebih-dekat-dengan-nya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2020 05:37:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa doa]]></category>
		<category><![CDATA[kuasa Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pujian penyembahan]]></category>
		<category><![CDATA[rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3606</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/lebih-dekat-dengan-nya/">Lebih Dekat dengan-Nya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center"><p>&#8220;TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.&#8221;<br>Mazmur 145 : 18</p></blockquote>



<p>Selamat pagi sahabat-sahabat&nbsp; GBA GC F4,&nbsp;<br><br>Saya ingin bersaksi :&nbsp;<br>Tanggal 21 April saya masuk rumah sakit swasta di Makassar karena demam dan perut rasa ga enak, saya berpikir <em>typhus </em>karena pernah mengalami <em>typhus</em> dengan gejala yang sama.&nbsp;Saya dirawat dan alami beberapa tes darah, besoknya dokter mengatakan kemungkinan <em>typhus</em>. Tapi demam saya tidak juga turun-turun, bahkan badan terasa pegel-pegel dan diare.&nbsp; Jadi dokter berinisiatif untuk tes swab dan tiga hari kemudiain dikatakan saya positif <em>Covid-19</em> dan foto <em>thorax</em> ke dua kali ada flek.&nbsp;<br>Pada saat itu dimana <em>Covid-19</em> agak baru dan banyak yang meninggal karena gagal nafas. Hal ini membuat saya sangat takut dan khawatir sekali, apalagi suami saya yang mendampingi terinfeksi positif <em>covid</em> juga. Dan anak laki saya juga sempat demam dan diare tapi, hanya dirawat jalan karena keesokan harinya sudah sembuh.&nbsp;Kami sekeluarga berdoa menyerahkan semua pada Tuhan. Jadi kami di pindahkan ke ruang isolasi.&nbsp;<br><br><em>Covid-19</em> menyerang maag saya, dan obat-obatan yang diberi dokter seperti <em>chloroquin</em> dan beberapa anti biotik lainnya ga bisa saya konsumsi karena maag semakin perih, puncaknya setelah satu minggu dirawat demam saya sampai 39,3°c dimana saya tidak bisa makan sama sekali dan badan serta kepala terasa sangat sakit dan agak sulit untuk tarik napas panjang dan seperti kehilangan kesadaran, itu puncak kritis menurut saya. Pada saat itu seorang teman dan adik saya mengirim video pujian yang menyemangati saya dan kami nyanyikan pujian itu bersama-sama suami&nbsp; dan seperti ada kuasa Tuhan yang menguasai kami sehingga rasa sakit itu hilang, yang ada hanya semangat untuk sembuh, perangi <em>covid</em> itu karena darah Yesus sudah menebus kita dan oleh bilur-bilur-Nya kami disembuhkan.&nbsp;<br><br>Satu hal yang kami mau saksikan bahwa Tuhan Yesus tidak pernah tinggalkan kami sekeluarga, kami tetap berseru dan berdoa kepada-Nya memohon belas kasih-Nya.&nbsp;Dan yang luar biasa kami disadarkan bahwa : <br>1. Tuhan Yesus sangat mengasihi kami. Dia sangat baik dan terbaik bagi kami. <em>Praise Lord</em> &nbsp;<br>2. Ternyata kami sangat dikasihi oleh keluarga, teman-teman dan komunitas-komunitas gereja kami yang terus menerus mendoakan kami, memberi semangat pada kami, memberi suplemen-suplemen dan makanan tiap-tiap hari begitu banyaknya. <br>3. Dokter dan paramedis yang merawat kami penuh kasih bahkan sempat tidak menggunakan APD lengkap karena awalnya kami dianggap pasien biasa karena tidak ada riwayat pernah kontak dengan pasien <em>covid</em> atau berpergian dari zona merah. Kami hanya bisa berdoa untuk mereka, Tuhan memberi kesehatan pada mereka dan kekuatan serta daya tahan tubuh yang baik.&nbsp;<br><br>Bacaan Alkitab sempat terhenti beberapa lama dan kami lanjutkan setelah kami mulai membaik dan berusaha mengejar dengan bacaan hariannya.&nbsp;Dan Puji Tuhan hari ke-12 setelah kami dirawat keadaan kami mulai membaik saya sudah bisa makan sedikit-sedikit, Tuhan memberi hikmat pada dokter. Pilihan-pilihan obat dan cara perawatan pada saya dan suami (ada diabetes, jadi beda dengan saya juga). Dan juga pemberian suplemen teman-teman dan keluarga juga membantu penyembuhan saya dan suami.&nbsp;<br><br>Tanggal 31 Maret suami saya sudah diizinkan&nbsp; pulang oleh dokter, tapi dia tetap mau dampingi saya di rumah sakit.&nbsp;<br>Tanggal 5 April 2020 saya juga sudah boleh pulang dengan persyaratan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan akan di ambil swab lagi seminggu kemudian. Pengambilan swab dua kali terakhir negatif dan kami dinyatakan sembuh dua hari lalu karena agak lambat dalam menunggu hasil tes terakhir.&nbsp;<br><br>Pesan Tuhan pada kami melalui ini adalah :&nbsp;<br>Tuhan mau kami lebih dekat dengan-Nya lagi melalui Doa dan Firman Tuhan.&nbsp;<br><br>Kesaksian <br>Netty <br>GBA GC F4</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/lebih-dekat-dengan-nya/">Lebih Dekat dengan-Nya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mezbah Keluarga &#124; Efesus 5:19 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/mezbah-keluarga-efesus-519-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[GBA Center]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 04:54:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab tiap hari]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga harmonis]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kidung pujian]]></category>
		<category><![CDATA[mezbah keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pujian penyembahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=2945</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian, dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/mezbah-keluarga-efesus-519-tb/">Mezbah Keluarga | Efesus 5:19 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote"><p><em>Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian, dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19 TB)</em></p></blockquote>



<p>Semua manusia memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam dalam satu hari. Dia ingin kita menyediakan waktu sebentar saja untuk melakukan mezbah keluarga. Apa pengertian dari mezbah keluarga serta apa tujuannya? Mari kita lihat penjelasan di bawah ini.</p>



<p>Mezbah keluarga berarti menyediakan waktu khusus bagi Tuhan untuk menaikkan pujian penyembahan, doa, serta mendengarkan Firman Tuhan yang dilakukan setiap hari dengan penuh segenap hati. Mezbah keluarga bertujuan untuk membangun suatu hubungan &nbsp;yang intim dengan Tuhan. Selain itu, mezbah keluarga menghadirkan kedamaian, menanamkan nilai-nilai Firman Tuhan di rumah, serta mempererat hubungan antar anggota keluarga (Efesus 5:19; Kolose 3:16).</p>



<p>Seringkali iblis membuat kita begitu sibuk sehingga kita menjadi lelah dan begitu enggan untuk melakukan mezbah keluarga sampai pada akhirnya tidak berjalan sama sekali, oleh sebab itu kalahkanlah iblis dengan melawan rasa lelah tersebut dan percayalah bahwa ada kekuatan baru pada saat mezbah keluarga dilakukan.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=49&amp;chapter=5&amp;verse=19</em></li><li><em>https://www.beritabethel.com/artikel/detail/828</em></li><li><em>https://victoriousnews.com/2019/06/18/membangun-mezbah-doa-dalam-keluarga/</em></li><li><em>https://www.jawaban.com/read/article/id/2019/09/25/92/190924164126/bangun_mezbah_doa_bareng_keluarga_rupanya_berfaedah_untuk_hal_ini_loh</em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/mezbah-keluarga-efesus-519-tb/">Mezbah Keluarga | Efesus 5:19 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Artinya? &#124; Kesaksian Jefry W</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/apa-artinya-kesaksian-jefry-w/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2018 13:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[asrama]]></category>
		<category><![CDATA[baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[baptis]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[ego]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[hadirat Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[KKR]]></category>
		<category><![CDATA[Kristen]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[penyembahan]]></category>
		<category><![CDATA[pujian penyembahan]]></category>
		<category><![CDATA[ujian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1475</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saya mau bersaksi mengenai masa lalu saya (maaf apabila sangat panjang) Saya memang lahir dan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/apa-artinya-kesaksian-jefry-w/">Apa Artinya? | Kesaksian Jefry W</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Saya mau bersaksi mengenai masa lalu saya (maaf apabila sangat panjang)</p>
<p style="text-align: left;">Saya memang lahir dan besar di keluarga Kristen yang sudah setiap Minggu ke gereja, rajin mengisi buku kehadiran ke gereja dan ibu saya adalah salah satu pengerja di salah satu gereja Protestan. Sampai SMU (dulu bukan SMA) kelas 3, tahun 2004, saya masih mengandalkan kekuatan saya, karena saya merasa apa yang ada pada saya bisa saya kembangkan. Saya ikut berbagai olimpiade <em>sains</em> dan menang, banyak sponsor yang saya terima dan saya merasa karena saya rajin belajar. Semuanya itu adalah buah kerja keras saya.</p>
<p style="text-align: left;">Pada 2004, saya juga sudah mengenal gereja dan bahasa roh, bahkan baptis selam. Saya dari dulu sangat menentang akan baptisan selam dan bahasa roh, karena saya tidak mengerti apa yang mereka ucapkan. Pernah suatu ketika saya diajak sama teman saya untuk ikut KKR di salah satu bioskop di tempat saya. Pemimpin pujian (sebutan yang saya berikan sebelum saya mengetahui sekarang namanya WL) itu masih membawakan sebuah lagu penyembahan yang sangat terkenal dahulu, yaitu &#8220;Ku Mau Cinta Yesus Selamanya&#8221;. Nah itu, masih reffrein &#8220;Ya Abba, Bapa, ini aku anak-Mu, layakkanlah seluruh hidupku&#8230;&#8221;, saya melihat dengan mata saya sendiri banyak yang nangis (saya sempat mikir kok ada bapak-bapak cengeng banget gitu). Terus ada yang ngomongnya ga jelas dan ga ngerti saya. Saya doa bilang, &#8220;Tuhan Yesus ini orang ngomongnya apa ya? Kok aku ga ngerti?&#8221;.</p>
<p style="text-align: left;">Doa saya ini dijawab ketika saya diterima masuk di salah satu Perguruan Tinggi dengan jalur khusus prestasi. Nah, saya tinggal di asrama putra dengan satu kamar saudara sepupu semuanya. Kami ada empat orang satu kamar, namun hanya saya yang Kristen. Bahkan dalam satu lorong yang berjumlah 14 kamar, Puji Tuhan hanya saya yang Kristen.</p>
<p style="text-align: left;">Suatu ketika pas mau maghrib, saya baca Alkitab dan ketika mau doa, saya lihat teman saya lagi sholat magrib di kamar. Nah, berhubung kiblatnya beda arah dengan saya, jadi kami tidak berhadapan. Saya teringat akan kejadian &#8220;bahasa aneh&#8221; tersebut. Lalu saya masih ingat betul doa saya itu bahasa Indonesia tercinta dan sangat singkat, &#8220;Tuhan Yesus, kalau boleh izinkan aku merasakan seperti apa sih itu bahasanya yang aneh itu? Terus apa artinya?&#8221;</p>
<p style="text-align: left;">Nah, pada saat itu saya ingat benar bahwa saya sepertinya doa itu hanya paling lama 15 menit. Tetapi yang mengejutkan adalah Roh Kudus itu bekerja melawat bukan hanya saya, bukan hanya kamar saya, melainkan di lorong asrama tempat saya berada. Begitu saya bilang Amin, kamar saya dipenuhi oleh teman sepupu dan seorang kiai. Mereka mengira saya kesurupan, karena mereka mengatakan bahwa abis teman saya sholat, dia melihat penampakan yang tidak biasa sampai dikira itu hantu. Dan anehnya lorong asrama itu hangat.</p>
<p style="text-align: left;">Mereka masuk ke kamar saya karena mereka mendengar suara seperti suara besar, namun bahasanya aneh. Nah, pas mereka masuk, kata mereka mulut saya ga berhenti tetapi suara saya tidak besar. Nah, kegemparan terjadi di lorong itu, karena hanya penghuni lorong itu yang mendengar selama tiga jam suara itu menggelegar di asrama, tetapi penghuni lorong lainnya tidak mendengarkan suara itu. Jadi mereka memanggil pak kiai yang katanya tau sejarah asrama putra tersebut namun si pak kiai juga tidak dapat menjelaskan fenomena apa yang sedang terjadi.</p>
<p style="text-align: left;">Nah, yang saya ingat ada kalimat yang sangat menyentuh hati saya, kata-katanya seperti ini:<br />
&#8220;Anak-Ku, karena kerinduan hatimu mencari Aku, maka engkau akan mengalami kepekaan, engkau akan Aku proses sampai engkau dimurnikan&#8221;. Ternyata saya berdoa katanya udah tiga jam ga berhenti, padahal versi saya pribadi hanya 15 menit, karena siapa yang tahan komat-kamit selama tiga jam? Apa ga berbusa mulut ini?</p>
<p style="text-align: left;">Dan semenjak kejadian itu, saya masuk yang namanya proses-Nya Tuhan, di mana ego saya dimatikan sejadi-jadinya. IPK saya hancur cuma 2.0 di satu tahun pertama. Saya malu sejadi-jadinya, saya merasa saya gagal total, saya mengalami depresi hebat, bahkan saya merasa tidak layak hidup. Saya udah niat itu tahun kedua mau keluar kuliah, karena malu sama keluarga, malu sama ortu, malu sama sekolah. Wah, pokoknya muka ini ga tau mau ditaruh di mana lagi.</p>
<p style="text-align: left;">Saya ga mau gereja, saya marah sama Tuhan mengapa hal ini harus terjadi dalam hidup saya, padahal setiap kuliah saya ingat betul apa yang diajarkan oleh dosen, tidak ada satupun versi saya yang salah dalam ujian. <strong>Tapi inilah namanya pembentukan dari Tuhan. </strong>Tiga bulan saya tidak mau gereja, saya tidak mau berdoa, apalagi baca Alkitab. Saya benar-benar marah sama Tuhan, saya merasa Tuhan itu tidak adil, kecuali saya tidak ada persiapan, oke, saya menerima hasil tersebut. Tetapi saya sudah persiapan <em>full</em> sebelum ujian tapi kok hasilnya malah seperti itu.</p>
<p style="text-align: left;">Nah, rancangan Tuhan tidak ada yang tau. Teman asrama saya (sekarang sudah meninggal), dia ajak saya coba untuk gereja kembali. Kali ini gereja yang dekat kampus saja. Teman saya ini mengatakan bahwa hidup itu harus bersyukur, bisa makan aja harus bersyukur. Di situ saya tidak langsung iyakan, karena bagi saya Tuhan itu tidak adil sama sekali. Sampai teman saya pakai trik ajak saya gereja lalu pulang gereja ntar ditraktir makan siang. Namanya mahasiswa, ya pas kere mau ga mau lah. Niatnya bukan gereja tapi udah kebayang <em>fu yung hai</em> dan <em>cap cai</em>, serta pecel ayam yang nikmat hahahaha&#8230;.</p>
<p style="text-align: left;">Ternyata pas pendetanya bawa Firman, dia mengutip <strong>Yohanes 15:16 &#8211; &#8220;Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Di situ saya merasa hancur sehancur-hancurnya, bahkan ketika ditantang maju <em>altar call</em>, tiba-tiba tangan saya terangkat padahal saya ga mau angkat tangan. Di depan mimbar pendeta mulai tumpang tangan satu persatu dan jujur saya malah intip giliran siapa nih, kapan giliran saya. Nah, ketika tinggal dua orang lain, saya tutup mata, udah tau abis itu giliran saya. Eh, pas tutup mata saya seperti di terjang air dingin deras banget dan rasanya berat banget&#8230;.</p>
<p style="text-align: left;">Seumur-umur saya <em>altar call</em> hanya itu saya jatuh terpental ke belakang bahkan yang pegang saya pun ikut jatuh. Padahal pak pendeta belum selesai doain yang dua orang itu. Saya merasakan ada dua kejadian hebat pada saat itu:</p>
<p>1. Aliran air yang sangat dingin menerjang saya seperti ombak kuat</p>
<p>2. Adanya kehangatan yang luar biasa setelah itu</p>
<p style="text-align: left;">Saya kirain ini pendeta kurang kerjaan kali siram saya pakai air. Tapi begitu saya bangun pegang badan saya, kering malah, saya kaget luar biasa. Dan setelah ibadah pas mau pulang, pendeta tersebut mengejar saya dan bernubuat seperti ini: <strong>&#8220;Kamu akan Tuhan pakai untuk membuka segala kepura-puraan. Di hadapan Tuhan tidak ada yang ditutup-tutupi. Dan jangan pernah marah sama Tuhan, karena ujian yang kamu hadapi menjadikan kamu indah di mata Tuhan.&#8221;</strong></p>
<p style="text-align: left;">Siapa yang ga kaget dia tau pergumulan saya? Di situ saya minta ampun sejadi-jadinya sama Tuhan dan mulai membuka hati saya 100% buat Roh Kudus-Nya berkarya dalam hidup saya. Sehingga perlahan-lahan saya dipulihkan Tuhan sampai detik ini.</p>
<p style="text-align: left;">Maaf kesaksiannya terlalu panjang,<br />
Tuhan Yesus Memberkati!</p>
<p style="text-align: left;">Kesimpulannya:</p>
<p>1. Tuhan memilih kita tentu ada rencana-Nya atas kita</p>
<p>2. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sekalipun kita merasa kita ditinggalkan</p>
<p>3. Ketika kita mau dimurnikan sama Tuhan, maka keegoan kita akan dikikis habis, akan dihancurkan kedagingan kita.<br />
Nah,  pertanyaannya sampai kapan? Sampai waktu-Nya Tuhan.</p>
<p style="text-align: left;">Ketika kita menyembah dan kita tidak bisa merasakan secara pribadi Hadirat Tuhan itu, maka kita harus introspeksi diri kita, karena mungkin ada penghalang yang mengakibatkan Hadirat Allah itu tidak kita rasakan secara pribadi.</p>
<p>Kesaksian<br />
Jefry W</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/apa-artinya-kesaksian-jefry-w/">Apa Artinya? | Kesaksian Jefry W</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
