<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>heroes of Bible &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/heroes-of-bible/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 14:12:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.19</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>heroes of Bible &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yosia: Kecil-Kecil Cabe Rawit &#124; 2 Tawarikh 34:1-2 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/yosia-kecil-kecil-cabe-rawit-2-tawarikh-341-2-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 13:58:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[didikan orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[kecil kecil cabe rawit]]></category>
		<category><![CDATA[pasukan siap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lalu berkatalah Daud kepada Natan: &#8220;Aku sudah berdosa kepada TUHAN.&#8221; Dan Natan berkata kepada Daud:...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/yosia-kecil-kecil-cabe-rawit-2-tawarikh-341-2-tb/">Yosia: Kecil-Kecil Cabe Rawit | 2 Tawarikh 34:1-2 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lalu berkatalah Daud kepada Natan: &#8220;Aku sudah berdosa kepada TUHAN.&#8221; Dan Natan berkata kepada Daud: &#8220;TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. (2 Tawarikh 34:1-2 TB)</em></h4>



<p>Judul renungan hari ini merupakan sebuah peribahasa. Merujuk pada seseorang yang hidupnya berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Siapakah gerangan yang dimaksud?</p>



<p>Pertama, kecil-kecil cabe rawit merujuk pada anak-anak. Pertumbuhan sang anak sangat ditentukan dari pola asuh. Banyak oragntua terlalu memanjakan dan tidak mengembangkan potensi yang ada dalam diri sang anak. Sebab mereka masih terlalu kecil untuk dibebankan tanggung jawab; yang terpenting ialah kemampuan akademis guna menjadi orang sukses saat dewasa. Anggapan tersebut tidak dapat disamaratakan kepada setiap orang. Karena masih banyak orangtua yang mengharapkan sang anak menjadi pribadi yang mandiri dan sukses atau mungkin karena merupakan anggota keluarga kerajaan yang melatih anak-anaknya sebagai calon raja. Sang anak tidak akan diangkat menjadi raja selama sang ayah masih hidup. Kecil-kecil cabe rawit, meskipun masih anak-anak, tetapi ttidak kalah dengan orang dewasa, selain dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, tetapi mengambil pilihan untuk menjadi pribadi yang takut akan Tuhan meskipun sang ayah bukanlah prinadi yang demikian. Salah satunya ialah Yosia, seorang anak yang tidak hidup seperti sang ayah, raja Amon ketika masih hidup. Ia hidup benar di mata Tuhan dan menggerakkan bangsa Yehuda dan Yerusalem untuk menyembah Tuhan  saja.</p>



<p>Uraian penulis pada paragraf sebelumnya tidak hanya ditujukan kepada anak-anak yang diangkat menjadi raja. Juga merujuk kepada anak-anak lainnya yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata, lincah, gesit, dan cerdik. Kecil-kecil cabe rawit masih berlanjut apabila sang anak tumbuh dewasa dengan postur pendek. Mungkin saat masih anak-anak belum terlihat, tetapi baru terlihat saat dewasa. Meski berpostur pendek, yang bersangkutan memiliki daya tangkap di atas rata-rata; memiliki mental yang sangat kuat; kinerja tidak kalah baiknya dengan orang-orang yang berpostur ideal dan tinggi. Kecil-kecil cabe rawit, kepada setiap orang yang penulis uraikan pada renungan hari ini, ia tidak hanya membuat Tuhan bangga, melainkan juga orangtua, orang yang mereka kasihi serta relasi tempat ia bekerja. Bagi setiap kita yang tidak seperti mereka, tetap semangat, teruslah berjuang menjadi prinadi yang takut akan Tuhan dan teruslah jadi yang terbaik demi kemuliaan namaNya.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=2Taw%2034"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=2Taw%2034</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/yosia-kecil-kecil-cabe-rawit-2-tawarikh-341-2-tb/">Yosia: Kecil-Kecil Cabe Rawit | 2 Tawarikh 34:1-2 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The Zarephath Widow: Do It Immediately! &#124; 1 Raja-raja 17:15 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/the-zarephath-widow-do-it-immediately-1-raja-raja-1715-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 12:26:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[do it immediately]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[janda di Sarfat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14508</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/the-zarephath-widow-do-it-immediately-1-raja-raja-1715-tb/">The Zarephath Widow: Do It Immediately! | 1 Raja-raja 17:15 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lalu pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya. (1 Raja-raja 17:15 TB)</em></h4>



<p>Ketika berada dalam situasi yang sulit. yang ada dalam pikiran banyak orang ialah bisa makan dan minum hari ini. Jangankan untuk pergi mengunjungi pusat perbelanjaan atau tempat wisata, memberikan bantuan kepada sesama harus berpikir berulang-ulang kali. Jangankan memberikan bantuan kepada orang lain, kepada keluarga besar pun masih berpikir berulang-ulang kali.</p>



<p>Nanti, setelah saya memiliki penghasilan yang cukup dan menetap atau bahkan menjadi orang kaya, saya akan berikan bantuan kepada keluarga besar dan orang lain yang membutuhkan. Anggapan semacam ini sebenarnya tidak salah, tetapi tidak tepat dalam pemandangan Allah. Karena memberi tidak selalu mengenai uang, melainkan pikiran, tenaga, atau hal lainnya yang dapat dipinjamkan atau dibagikan kepada sesama. Apapun yang dibagikan akan diperhitungkan olehNya. Yakin dan percaya bahwa pada suatu hari, keadaan akan membaik meskipun belum tahu kapan waktuNya. Kalau Tuhan menggerakkan hati untuk berbagi, janganlah tunda, lakukanlah segera! Seperti janda di Sarfat yang membuat sepotong roti bagi Elia.</p>



<p>Sebenarnya, sang janda berhak untuk menolak, tetapi ia memilih untuk taat. Ia percaya meskipun belum dapat dipastikan kapan kekeringan akan berakhir. Yakin bahwa ia beserta sang anak tidak akan mati kelaparan setelah itu. Segenggam tepung terakhir dan sedikit minyak dalam buli-buli ia gunakan untuk membuat roti bagi Elia, tanpa sungut-sungut dan bantahan. Kembali pada pernyataan penulis pada paragraf sebelumnya, keadaan akan membaik meskipun belum tahu kapan waktuNya. Pada akhirnya, sang janda beserta sang anak memiliki cukup tepung untuk bahan makanan dalam waktu yang lama.</p>



<p>Dari kisah janda di Sarfat, mari kita belajar untuk memberi apapun yang bisa kita beri. Tentunya bukan untuk mengharapkan berkat, melainkan dengan hati yang tulus. Maka Tuhan akan memulihkan keadaan dengan berkat di waktu yang tidak terduga.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=11&amp;chapter=17&amp;verse=15"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=11&amp;chapter=17&amp;verse=15</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/the-zarephath-widow-do-it-immediately-1-raja-raja-1715-tb/">The Zarephath Widow: Do It Immediately! | 1 Raja-raja 17:15 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>David: Please Forgive Me &#124; 2 Samuel 12:13 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/david-please-forgive-me-2-samuel-1213-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2026 13:28:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[it should be]]></category>
		<category><![CDATA[kerendahan hati]]></category>
		<category><![CDATA[mau mengaku salah]]></category>
		<category><![CDATA[please forgive me]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lalu berkatalah Daud kepada Natan: &#8220;Aku sudah berdosa kepada TUHAN.&#8221; Dan Natan berkata kepada Daud:...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/david-please-forgive-me-2-samuel-1213-tb/">David: Please Forgive Me | 2 Samuel 12:13 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lalu berkatalah Daud kepada Natan: &#8220;Aku sudah berdosa kepada TUHAN.&#8221; Dan Natan berkata kepada Daud: &#8220;TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati. (2 Samuel 12:13 TB)</em></h4>



<p>Penulis tidak bermaksud untuk menyinggung,siapapun, tetapi mengenai sebuah pepatah yang hendak penulis uraikan memang benar adanya. Yang membuat seseorang jatuh ialah harta, takhta, dan lawan jenis.</p>



<p>Setiap orang jatuh karena harta dan takhta akibat melakukan korupsi, suap, atau pencucian uang agar tidak kesulitan menjalani hidup, mudah mendapatkan hiburan, disukai bahkan disegani oleh banyak orang sehingga bebas melakukan apa saja, termasuk menggandeng wanita yang bukan istri atau suaminya yang sah. Segala sesuatu yang dilakukan, termasuk ketiga hal tersebut, memiliki konsekuensi yang harus ditanggung.</p>



<p>Konsekuensi yang Tuhan berikan secara langsung atau melalui perantara. Tentu mengalami kerugian, tetapi belum tentu digiring ke dalam jeruji besi. Apapun jenis konsekuensi yang Dia berikan, tujuannya hanya satu, yaitu mengaku dosa; segera bertobat dan hidup di dalamnya. Bagi setiap kita atau orang yang kita kasihi sedang terjerumus ke dalam tiga hal yang penulis uraikan pada awal paragraf atau dosa lainnya, mari kita belajar dari seorang Daud.</p>



<p>Sebelum penulis menguraikan konsekuensi yang ditanggung Daud, terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai latar belakang kisah. Terjadi saat sedang berjalan-jalan di loteng istana. Ia tidak jatuh karena harta atau takhta, melainkan wanita.</p>



<p>Wanita itu bernama Batsyeba, seorang perempuan cantik yang telah bersuami. Perzinahan yang terjadi akibat menuruti birahi yang muncul ketika ia melihat wanita itu sedang mandi. Ia tidak hanya menggunakan kekuasannya sebagai raja untuk melancarkan aksinya, melainkan juga menutupinya. Tidak lama setelah sumai dari wanita itu tewas, Melalui Natan, Tuhan memberikan konsekuensi yang harus diterimanya.</p>



<p>Apakah konsekuensi yang diterima Daud? Pedang tidak akan menyingkir dari semua anak yang lahir sebelum  &#8212; terjadi pemerkosaan, perselisihan, dan pembunuhan – maupun setelah perzinahan terjadi – tidak meninggal saat dalam kandungan, melainkan setelah dilahirkan. Selain itu, ia harus menerima kenyataan terjadinya persetubuhan yang dilakukan oleh anaknya kepada gundik-gundiknya. Bagaimanakah respon Daud? Dengan penuh kerendahan hati ia mengakui dosanya dan berlapang dada menerima konskuensinya.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, saya tahu bukan hal yang mudah untuk meminta ampun dan menerima konsekuensi atas setiap perbuatam yang saya lakukan. Tolong berikan saya kekuatan dan kerendahan hati untuk menerima dan menjalaninya. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=2Sam&amp;chapter=12&amp;verse=13&amp;cmt=full"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=2Sam&amp;chapter=12&amp;verse=13&amp;cmt=full</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/david-please-forgive-me-2-samuel-1213-tb/">David: Please Forgive Me | 2 Samuel 12:13 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samuel: Fast Respond &#124; 1 Samuel 3:10 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/samuel-fast-respond-1-samuel-310-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 13:47:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[fast respond]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[mentor rohani]]></category>
		<category><![CDATA[Yes God]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14494</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: &#8220;Samuel! Samuel!&#8221; Dan Samuel...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/samuel-fast-respond-1-samuel-310-tb/">Samuel: Fast Respond | 1 Samuel 3:10 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: &#8220;Samuel! Samuel!&#8221; Dan Samuel menjawab: &#8220;Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar.&#8221; (1 Samuel 3:10 TB)</em></h4>



<p>Banyak orang masih ingat dengan nasihat yang orangtua sampaikan ketika yang bersangkutan masih berusia dini.</p>



<p> Nasihat yang dimaksud ialah mengenai kata yang diucapkan dan sikap yang ditunjukkan seketika itu juga agar tidak menimbulkan kesan yang tidak baik pada diri yang bersangkutan. Kata-kata serta sikap yang dimaksud ialah mengucapkan terima kasih ketika menerima hadiah dan pertolongan, segera menyahut dengan nada sopan dan bersahabat ketika dipanggil, menegur sapa secara verbal atau non-verbal ketika berpapasan dengan orang lain di jalan, mengucapkan permisi dan membungkukan badan ketika berpapasan dengan orang lain di jalan. Nasihat tersebut tidak selalu disampaikan secara langsung oleh orangtua kandung, melainkan oleh siapa saja yang sedang bersama dengan yang bersangkutan saat itu, yaitu kakek dan nenek; anggota keluarga lainnya atau mentor rohani. Dari semua pihak yang sudah penulis sebutkan, mentor rohani yang akan penulis bahas secara mendalam dalam renungan hari ini.</p>



<p> Mentor rohani yang hendak penulis bahas ialah imam Eli. Memang, ia gagal menjadi mentor bagi anak kandungnya, tetapi tidak bagi Samuel. Meskipun saat itu Firman Tuhan jarang dipendengarkan dan penglihatan tidak sering, imam itu memberitahukan apa yang harus ia ucapkan ketika Tuhan memanggilnya – responlah dengan segera; nyatakanlah kesiapsediaan untuk mendengar. Kembali pada uraian penulis mengenai nasihat orangtua atau wali, mungkin mereka mampu memberi nasihat mengenai kata yang disampaikan dan sikap yang ditujukan kepada sesama, tetapi mungkin belum terlalu mengetahui cara merespon panggilan Tuhan dalam hidup yang bersangkutan. Karena Dia tidak hanya memanggil nama, melainkan juga tugas yang hendak Dia berikan guna Amanat Agung.</p>



<p>Di tengah zaman yang sangat mudah mendengarkan Firman Tuhan dan penglihatan yang cukup sering, sembari mencari mentor rohani, yang bersangkutan dapat mempelajari bagaimana cara mengetahui apa yang menjadi panggilanNya dalam hidup yang bersangkutan melalui Firman Tuhan yang ditayangkan di <em>website</em> dan YouTube, termasuk kisah yang terkandung pada nats di atas.</p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=9&amp;chapter=3&amp;verse=10"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=9&amp;chapter=3&amp;verse=10</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/samuel-fast-respond-1-samuel-310-tb/">Samuel: Fast Respond | 1 Samuel 3:10 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deborah: The Strong Woman &#124; Hakim-hakim 4:4-5 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/deborah-the-strong-woman-hakim-hakim-44-5-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 14:52:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan dari Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[the strong woman]]></category>
		<category><![CDATA[wanita hebat]]></category>
		<category><![CDATA[wanita pilihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14478</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/deborah-the-strong-woman-hakim-hakim-44-5-tb/">Deborah: The Strong Woman | Hakim-hakim 4:4-5 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel. Ia biasa duduk di bawah pohon korma Debora antara Rama dan Betel di pegunungan Efraim, dan orang Israel menghadap dia untuk berhakim kepadanya. (Hakim-hakim 4:4-5 TB)</em></h4>



<p>&nbsp;<em>The power of kepepet</em> merupakan kekuatan yang muncul ketika sedang berada dalam keadaan terdesak. Keadaan yang terjadi bukan karena menunda-nunda, melainkan karena sebuah keadaan yang terjadi di luar bayangan atau kendali yang bersangkutan.</p>



<p>Keadaan yang terjadi di luar bayangan atau kendali menyadarkan yang bersangkutan bahwa mereka sudah diberikan hikmat olehNya untuk melakukan segala daya dan upaya agar dapat terbebas dari keadaan tersebut; menyadarkan yang bersangkutan agar tidak hanya berdoa, tetapi menunjuk siapakah yang dijadikan sebagai penolong untuk keluar dari situasi tersebut; menyadarkan yang bersangkutan bahwa orang yang tepat bukan hanya laki-laki, tetapi juga perempuan. Dari setiap kesadaran yang muncul ketika dalam posisi tersebut, penulis ingin membahas poiint yang terakhir.</p>



<p>Point tersebut adalah hal yang wajar di zaman now, tetapi tidak untuk beberapa dekade bahkan abad sebelumnya. Wanita digambarkan sebagai pribadi yang pasif dan lemah mengingat peran mereka hanya terbatas pada urusan rumah tangga. Di tengah budaya patriarki yang kuat, Tuhan memanggil banyak wanita untuk memberitahukan kepada dunia, bahwa wanita bukanlah kaum yang lemah; mereka juga mampu pribadi yang berdaya.</p>



<p>Pribadi yang berdaya adalah pribadi yang memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga mampu mengambil keputusan. Alkitab mencatat banyak wanita yang berdaya, salah satunya ialah Debora. Ia bukan hanya bijaksana, tetapi pemberani. Karena ia bukan hanya seorang nabiah, melainkan juga seorang hakim yang berperan sebagai penasehat strategi perang. <em>The power of Kepepet</em>, ia dipanggilNya guna menerobos budaya patriarki saat itu demi menyelamatkan bangsa Israel yang terjepit akibat Yabin, raja Kanaan beserta Sisera. Akhir dari peristiwa ini ialah kemenangan dan keamanan yang terjadi selama empat puluh tahun lamanya.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, penulis berdoa kepada setiap wanita yang masih berada dalam bayang-bayang ketakutan sehingga tidak dapat mengambil keputusan dan bertindak. Tolong ingatkan mereka untuk melihat kisah Debora supaya mereka jadi kuat dan pemberani. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://www.gotquestions.org/Indonesia/kesetaraan-ketidaksetaraan-gender.html">https://www.gotquestions.org/Indonesia/kesetaraan-ketidaksetaraan-gender.html</a></em></li><li><em><a href="https://youtu.be/aw_7BQg19Xc?si=7M6bpsTaOILgshFl">https://youtu.be/aw_7BQg19Xc?si=7M6bpsTaOILgshFl</a></em></li><li><em><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Patriarki">https://id.wikipedia.org/wiki/Patriarki</a></em></li><li><em><a href="https://pimtar.id/books/the-power-of-kepepet/7355a6193223f15e492607546">https://pimtar.id/books/the-power-of-kepepet/7355a6193223f15e492607546</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/deborah-the-strong-woman-hakim-hakim-44-5-tb/">Deborah: The Strong Woman | Hakim-hakim 4:4-5 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ehud: The Left-handed Man &#124;  Hakim-hakim 3:21 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/ehud-the-left-handed-man-hakim-hakim-321-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 13:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[Jangan minder]]></category>
		<category><![CDATA[the left handed man]]></category>
		<category><![CDATA[tidak minder]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kemudian Ehud mengulurkan tangan kirinya, dihunusnya pedang itu dari pangkal paha kanannya dan ditikamkannya ke...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/ehud-the-left-handed-man-hakim-hakim-321-tb/">Ehud: The Left-handed Man |  Hakim-hakim 3:21 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Kemudian Ehud mengulurkan tangan kirinya, dihunusnya pedang itu dari pangkal paha kanannya dan ditikamkannya ke perut raja. (Hakim-hakim 3:21 TB)</em></h4>



<p>Dahulu penulis mengira bahwa kidal itu kiri dari lahir. Setelah membaca beberapa akrtikel, penulis mengambil sebuah kesimpulan bahwa kidal merujuk kepada setiap orang yang secara dominan menggunakan tangan kiri, bukan hanya menulis dengan tangan kiri, melainkan aktivitas lainnya. Seseorang menjadi kidal bisa karena keturunan atau keadaan.</p>



<p>Entah karena keturunan atau keadaan, penulis tidak tahu mengapa menjadi seorang yang kidal. Awalnya merasa diri aneh. Namun, seiring bertambahnya usia, penulis merasa diri unik. Penulis yakin dan percaya, orang kidal lainnya pun merasa bahwa dirinya unik. Karena bagian otak yang digunakan ialah sebelah kanan sehingga menjadikan yang bersangkutan sebagai pribadi yang pintar, cerdik, dan berbakat. Keunikan tersebut merupakan uraian dari tim medis.</p>



<p>Uraian yang disampaikan oleh tim medis dari beberapa artikel kesehatan merupakan pengantar dari salah seorang tokoh Alkitab yang akan penulis bahas. Yaitu Ehud, seorang hakim bagi bangsa Israel yang berhasil melumpuhkan Eglon, raja Moab. Alkitab mencatat bahwa ia adalah seorang yang mampu membuat pedang bermata dua sepanjang satu hasta – pintar dan berbakat. Pisau tersebut ia gunakan saat membawa upeti kepada raja. Moment tersebut ia manfaatkan dengan berpura-pura menjadi pembawa pesan Allah bagi raja; segera ia tancapkan pisau ke tubuh Eglon kemudian ia pergi mengunci pintu lalu melarikan diri dengan tenang seolah-olah tidak terjadi apa-apa – cerdik. Apa yang Ehud lakukan merupakan hikmat yang Dia berikan melalui keistimewaan yang ia miliki, yaitu menjadi seorang kidal.</p>



<p>Melalui kisah Ehud, kita belajar bahwa Tuhan memakai siapa saja untuk melaksanakan tugasNya. Jadi, bagi setiap orang kidal yang masih merasa diri aneh, mari nyatakan bahwa saya unik! Selain itu, renungkan dan ingatlah apa saja yang Tuhan lakukan melalui kepintaran, bakat serta kecerdikan yang dimiliki guna melaksanakan tugas yang Dia berikan.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, penulis berdoa bagi siapa saja yang merupakan seorang kidal, tetapi masih merasa minder. Tolong ingatkan bahwa mereka itu unik dan berharga; bahwa mereka juga Engkau percayakan tugas untuk menjadi berkat bagi sesama. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://www.halodoc.com/artikel/10-fakta-menarik-tentang-anak-kidal-yang-perlu-diketahui">https://www.halodoc.com/artikel/10-fakta-menarik-tentang-anak-kidal-yang-perlu-diketahui</a></em></li><li><em><a href="https://bit.ly/3OQwXRI">https://bit.ly/3OQwXRI</a></em></li><li><em><a href="https://youtu.be/B68RVoBJd7s?si=AZ45n7wbKcSwyhuI">https://youtu.be/B68RVoBJd7s?si=AZ45n7wbKcSwyhuI</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/ehud-the-left-handed-man-hakim-hakim-321-tb/">Ehud: The Left-handed Man |  Hakim-hakim 3:21 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Moses: Eye to Eye &#124; Keluaran 33:11a (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/moses-eye-to-eye-keluaran-3311a-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 14:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[eye to eye]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[intimacy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya. (Keluaran 33:11a...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/moses-eye-to-eye-keluaran-3311a-tb/">Moses: Eye to Eye | Keluaran 33:11a (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya. (Keluaran 33:11a TB)</em></h4>



<p>Tentu banyak orang bertanya-tanya, apakah maksudnya Musa berhadapan muka dengan Tuhan? Bagaimanakah rupa wajahNya? Sebuah pertanyaan klise yang akan penulis jawab pada paragraf berikutnya.</p>



<p>Sebelum sampai pada pertanyaan tersebut, penulis beritahukan bahwa Musa tidak pernah melihat Tuhan sebab Dia tidak berwujud fisik dan manusia adalah pribadi yang berdosa. Tidaklah mengherankan jika Dia berkata, tak ada seorangpun yang dapat melihat wajah Tuhan dapat hidup. Dari penjelasan tersebut, kita menemukan jawaban, bahwa maksud dari Musa berhadapan muka denganNya ialah berbicara layaknya sahabat.</p>



<p>Sebelum dan setelah Musa, hanya segelintir tokoh Alkitab yang diajak bicara olehNya layaknya sahabat. Sampai tiba waktunya Anak Manusia datang ke dunia agar setiap manusia dapat melihat bagaimana rupa Allah. Setelah kenaikanNya ke Surga, manusia tidak dapat melihat rupaNya secara langsung. Namun Dia menggerakkan segelintir orang untuk melukiskan wajah Anak Manusia beberapa abad kemudian agar banyak orang dapat melihat rupaNya. Meskipun rupaNya telah dapat dilihat dalam gambar, manusia tetap dituntut untuk membangun hubungan yang intim denganNya sehingga dapat melakukan seperti yang terjadi pada Musa.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, saya bersyukur dapat melihat wajahMu melalui orang-orang yang telah Engkau gerakkan untuk melukis wajahMu. Saya berkomitmen untuk membangun hubungan yang intim denganMu Meskipun saya telah dapat melihat wajahMu. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://www.gotquestions.org/Indonesia/apakah-Musa-melihat-Tuhan.html">https://www.gotquestions.org/Indonesia/apakah-Musa-melihat-Tuhan.html</a></em></li><li><em><a href="https://www.gotquestions.org/Indonesia/tidak-ada-seorangpun-yang-pernah-melihat-Allah.html">https://www.gotquestions.org/Indonesia/tidak-ada-seorangpun-yang-pernah-melihat-Allah.html</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/moses-eye-to-eye-keluaran-3311a-tb/">Moses: Eye to Eye | Keluaran 33:11a (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yusuf: Segera Lari! &#124; Kejadian 39:12 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/yusuf-segera-lari-kejadian-3912-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 12:42:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[berani berkata tidak]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[segera lari]]></category>
		<category><![CDATA[stop kompromi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14458</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: &#8220;Marilah tidur dengan aku.&#8221; Tetapi Yusuf meninggalkan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/yusuf-segera-lari-kejadian-3912-tb/">Yusuf: Segera Lari! | Kejadian 39:12 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: &#8220;Marilah tidur dengan aku.&#8221; Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar. (Kejadian 39:12 TB)</em></h4>



<p>Penulis akan memulai renungan hari ini dengan mengajak pembaca membayangkan sebuah peristiwa. Bayangkan, jika anda bertemu penjahat, apa yang akan anda lakukan? Apakah diam saja? Tentu tidak! Pasti akan segera lari dari penjahat. Penulis tergelitik ketika meminta pembaca membayangkan hal tersebut.</p>



<p>Penulis tergelitik ketika mengingat banyak orang yang mengambil pilihan yang salah. Segera lari ketika bertemu penjahat, tetapi diam saja ketika berhadapan dengan dosa. Alkitab dengan tegas menyatakan, pakailah perlengkapan senjata Allah untuk melawan tipu muslihat Iblis, tetapi banyak orang memilih untuk tidak menggunakannya. Dengan alasan, saya melakukannya tanpa ada seorangpun yang melihat; saya melakukannya demi kebaikan; saya melakukannya karena cinta yang besar pada pasangan; saya melakukannya demi balas budi. Alasan tersebut terdengar baik di telinga. Namun, semua itu tetaplah tidak berkenan di mataNya. Cepat atau lambat akan ketahuan bahkan dapat menggiring yang bersangkutan ke rumah sakit atau penjara. Berbeda cerita jika yang bersangkutan masuk rumah sakit atau penjara karena keputusan untuk segera lari dari tipu muslihat Iblis. Seperti yang dilakukan oleh Yusuf ketika digoda oleh istri Potifar.</p>



<p>Yusuf masih muda, manis sikapnya dan elok parasnya. Tidak mengherankan jika istri Potifar terpikat padanya. Yusuf sudah menolak secara halus, tetapi istri Potifar tidak mengindahkannya. Hingga suatu hari, yang bersangkutan memaksa untuk melakukan perzinahan. Setiap dari kita tentu tahu apa yang dilakukan oleh Yusuf.</p>



<p>Ia memilih pergi melarikan diri. Meskipun ia tetap masuk penjara, setidaknya tidak ada perasaan malu dan gusar atas pernyataan mengenai dirinya. Karena memang ia tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya. Melalui kisah Yusuf, penulis ingin mengingatkan penulis, jangan turuti setiap godaan yang anda lihat dan dengar hanya karena ingin mendapatkan banyak teman, ingin terlepas dari masalah, memperoleh jabatan tinggi, dan memiliki harta benda melimpah. Jangan kompromi! Ayo segera lari!</p>



<p>Memang tidak mudah uutuk menerima himbauan penulis di paragraf sebelumnya. Karena semua itu akan hilang dari genggaman. Penulis ingin sampaikan, memang tidak mudah untuk menerima, tetapi sukacita tidak hilang. Meskipun harus masuk penjara, kepala tidak tertunduk, melainkan senantiasa tegap karena memang tidak terbukti melakukan kejahatan yang dituduhkan kepada yang bersangkutan. Sekali lagi penulis nyatakan, jangan kompromi! Ayo segera lari dari tipu daya Iblis!</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, tidak mudah bagi saya untuk mendapatkan banyak teman, ingin terlepas dari masalah, memperoleh jabatan tinggi, dan memiliki harta benda melimpah</em>, <em>tetapi saua ingin belajar mengikhlaskan semua itu dengan berkomitmen untuk segera lari dari segala hal yang dapat menjerumuskan saya dalam dosa. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=1&amp;chapter=39&amp;verse=12"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=1&amp;chapter=39&amp;verse=12</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/yusuf-segera-lari-kejadian-3912-tb/">Yusuf: Segera Lari! | Kejadian 39:12 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abraham: Negosiasi dengan Tuhan &#124; Kejadian 18:27 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/abraham-negosiasi-dengan-tuhan-kejadian-1827-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 15:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Berdoa bagi bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[intimacy]]></category>
		<category><![CDATA[negosiasi]]></category>
		<category><![CDATA[negosiasi dengan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[tidak mementingkan diri sendiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14454</guid>

					<description><![CDATA[<p>Abraham menyahut: &#8220;Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu.&#8221;...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/abraham-negosiasi-dengan-tuhan-kejadian-1827-tb/">Abraham: Negosiasi dengan Tuhan | Kejadian 18:27 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Abraham menyahut: &#8220;Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun aku debu dan abu.&#8221; (Kejadian 18:27 TB)</em></h4>



<p>Keintiman merupakan keakraban yang dibangun dalam waktu tertentu sampai tiba waktunya tumbuh rasa percaya. Keintiman dilakukan antara manusia dengan Tuhan; antara suami dan istri; antara saudara kandung; sahabat. Keintiman yang penulis maksudkan dalam renungan hari ini bukanlah soal fisik, melainkan perasaan yang menggerakkan satu sama lain untuk saling terbuka.</p>



<p>Tak ada sekat pemisah untuk meluapkan isi hati dan segala sesuatu yang dianggap penting bahkan darurat. Dalam membangun keintiman, tentu memperhatikan usia, sifat, dan karakter orang yang mendengarnya serta melakukan negosiasi – memberitahukan batasan serta segala hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.. Salah satu contoh yang dapat penulis berikan mengenai keintiman ialah Abraham.</p>



<p>Alkitab menyebut Abraham sebagai sahabatNya. Terklahir dari komitmennya untuk mebangun mezbah setiap kali ia berpindah tempat. Oleh karena itu, tak ada satupun rencana yang tiidak Dia beritahukan kepada Abraham, termasuk rencana mengenai Sodom dan Gomora.</p>



<p>Ketika Abraham tahu bahwa Dia akan menunggangbalikkan Sodom dan Gomora, selain karena keponakannya mendiami tempat tiu, ia tidak tega jika melihat orang benar turut dilenyapkan bersama-sama dengan orang fasik. Abraham tidak menentangNya, melainkan memohon dengan penuh rasa hormat dan kerendahan hati.</p>



<p> Apabila kisah Abraham dikaitkan dengan penjelasan penulis pada akhir paragraf sebelumnya, ada tiga teladan Abraham yang menjadi pelajaran bagi kita,. Pertama, keintiman dibangun atas dasar komitmen. Kedua, keintiman dengan Tuhan melahirkan belas kasihan pada sesama. Ketiga, keintiman dengan Tuhan harus tetap menghormati kedaulatanNya meskipun kita adalah sahabatNya.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, setelah saya membaca renungan hari ini, saya berkomitmen untuk semakin membangun hubungan yang intim denganMu agar saya semakin tahu isi hatiMu dan semakin memiliki belas kasihan pada sesama. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Kej%2018:27">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Kej%2018:27</a></em></li><li><em><a href="https://www.kajianpustaka.com/2021/09/keintiman-intimacy.html">https://www.kajianpustaka.com/2021/09/keintiman-intimacy.html</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/abraham-negosiasi-dengan-tuhan-kejadian-1827-tb/">Abraham: Negosiasi dengan Tuhan | Kejadian 18:27 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Enos: Teladan Iman &#124; Kejadian 4:26 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/enos-teladan-iman-kejadian-426-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 14:05:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Enos]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[heroes of Bible]]></category>
		<category><![CDATA[Set]]></category>
		<category><![CDATA[teladan iman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=14432</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/enos-teladan-iman-kejadian-426-tb/">Enos: Teladan Iman | Kejadian 4:26 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Set juga dan anak itu dinamainya Enos. Waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN. (Kejadian 4:26 TB)</em></h4>



<p>Ada dua buah pepatah yang pernah penulis dengar. Pepatah pertama, selalu ada arti dibalik sebuah nama. Pepatah yang kedua, anak adalah peniru ulung. Makna dari pepatah tersebut akan penulis selipkan dalam penjelasan mengenai anak dari manusia pertama di dunia.</p>



<p>Adam dan Hawa melahirkan tiga orang anak yang tercatat jelas dalam Alkitab, yaitu Kain, Habel, dan Set. Sesuai dengan arti namanya, Set adalah pengganti Habel yang meninggal di tangan Kain. Meskipun terlahir dari orangtua yang sama, Kain dan Set berbeda secara kepribadian. Kain lebih memilih untuk mengikuti ego daripada menuruti perkataanNya sementara Set memilih hidup saleh, sama seperti Habel.</p>



<p>Setelah Set berusia 105 tahun, lahirlah Enos baginya. &nbsp;Arti dari nama Enos ialah manusia fana. Nats di atas menjelaskan, waktu itulah orang mulai memanggil nama Tuhan. Jika dikaitkan dengan arti namanya, berarti sejak Enos lahir, di situlah orang menyadari bahwa setiap manusia membutuhkan Tuhan. Bukan sesuatu yang kebetulan, melainkan karena teladan yang diberikan Set sebagai manusia yang saleh pada zaman itu. Kembali pada dua pepatah yang penulis nyatakan pada awal paragraf. memang selalu ada arti dibalik setiap nama, tetapi tergantung dari teladan orangtua, yang jahat atau yang baik? Karena setiap orangtua menginginkan yang terbaik bagi sang anak, tetapi tidaklah kuat jika tidak ada teladan yang baik. Jika dikaitkan dengan judul renungan hari ini, Enos memberikan teladan yang baik sampai tiba zamannya Nuh.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, dengan segala kerendahan hati dan tanpa maksud untuk menyinggung, penulis berdoa bagi setiap orangtua yang belum bisa menjadi teladan yang baik, tolong ingatkan mereka senantiasa, jika ingin sang anak menjadi orang yang baik dan takut akan Engkau. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://www.sarapanpagi.org/set-putra-adam-hawa-vt4286.html">https://www.sarapanpagi.org/set-putra-adam-hawa-vt4286.html</a></em></li><li><em><a href="https://www.wisdomlib.org/names/enos">https://www.wisdomlib.org/names/enos</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/enos-teladan-iman-kejadian-426-tb/">Enos: Teladan Iman | Kejadian 4:26 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
