<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>belajardarikesalahan &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/belajardarikesalahan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Aug 2024 14:56:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>belajardarikesalahan &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengakui Kelemahan &#124; 1 Yohanes 1:9 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/mengakui-kelemahan-1-yohanes-19-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 14:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[batu asah]]></category>
		<category><![CDATA[belajardarikesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dia mengerti]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[kemenangan dari Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[menerima didikan Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[mengakui kelemahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=11962</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/mengakui-kelemahan-1-yohanes-19-tb/">Mengakui Kelemahan | 1 Yohanes 1:9 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1 Yohanes 1:9 TB)</em></h4>



<p>Tadi pagi penulis dapat pesan instruksi dari <em>WhatsApp chat</em>. Instruksi tersebut masih berkaitan dengan judul renungan hari ini. Berikut instruksinya.</p>



<p>Instruksinya adalah pikirkan 3 kelebihan dan 3 kekurangan dalam waktu 5 detik. Instruksi tersebut sudah penulis jawab saat itu juga. Sekarang, penulis ingin pembaca turut memikirkannya dalam waktu 5 detik.</p>



<p>5 detik sudah berlalu. Terasa mudah atau sulit? Sebagian besar pembaca beranggapan, menjawab 3 kelebihan dan 3 kekurangan tidaklah sulit. Berbeda ketika tidak mendapatkan instruksi tersebut.</p>



<p>Saat tidak mendapatkan instruksi, manusia sulit mengakui kelemahannya. Tak hanya depan manusia tetapi Tuhan.</p>



<p>Mengakui kelemahan depan manusia berarti mengizinkan sesama memandang rendah. Mengakui kelemahan depan Tuhan karena Dia sudah tahu semuanya jadi untuk apa? Anggapan tersebut menandakan yang bersangkutan tidak memiliki kerendahan hati.</p>



<p>Tidak rendah hati sama dengan menolak didikan. Mungkinkah seseorang menjadi lebih baik tanpa diajar dan belajar? Sama saja membiarkan segala sifat buruk melekat dalam diri. Menyulitkan yang bersangkutan menjadi pribadi yang lebih maju dan berkemenangan. Jadi, mau dapat instruksi atau tidak mengenai kelemahan, kita harus dengan sukacita mengakuinya.</p>



<p><em>Doa:</em></p>



<p><em>Tuhan, saya rindu senantiasa menjadi pribadi yang rendah hati, kepada Tuhan dan kepada sesama manusia. Karena hanya cara itulah yang membuat saya menjadi pribadi yang sukses dan berkemenangan dalam Kristus. Terima kasih Tuhan, Amin!</em></p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=62&amp;chapter=1&amp;verse=9" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=62&amp;chapter=1&amp;verse=9</a></em></li><li><a href="https://telaga.org/audio/pengakuan_akan_kelemahan_diri" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener"><em>https://telaga.org/audio/pengakuan_akan_kelemahan_diri</em></a></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/mengakui-kelemahan-1-yohanes-19-tb/">Mengakui Kelemahan | 1 Yohanes 1:9 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aku Bersyukur Masih Diberi Kesempatan untuk Belajar dari Kesalahan &#124; Kisah Para Rasul 27:21-22 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/aku-bersyukur-masih-diberi-kesempatan-untuk-belajar-dari-kesalahan-kisah-para-rasul-2721-22-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2020 13:27:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[belajardarikesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatankedua]]></category>
		<category><![CDATA[mengucapsyukur]]></category>
		<category><![CDATA[orangkristen]]></category>
		<category><![CDATA[tuhanyesus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3854</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dan karena mereka beberapa hari lamanya tidak makan, berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka dan berkata:...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/aku-bersyukur-masih-diberi-kesempatan-untuk-belajar-dari-kesalahan-kisah-para-rasul-2721-22-tb/">Aku Bersyukur Masih Diberi Kesempatan untuk Belajar dari Kesalahan | Kisah Para Rasul 27:21-22 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-pullquote"><blockquote><p><em>Dan karena mereka beberapa hari lamanya tidak makan, berdirilah Paulus di tengah-tengah mereka dan berkata: “Saudara-saudara, jika sekiranya nasihatku dituruti, supaya kita jangan berlayar dari Kreta, kita pasti terpelihara dari kesukaran dan kerugian ini! Tetapi sekarang, juga dalam kesukaran ini, aku menasihatkan kamu, supaya kamu tetap bertabah hati, sebab tidak seorang pun di antara kamu yang akan binasa, kecuali kapal ini.” (Kisah Para Rasul 27:21-22 TB)</em></p></blockquote></figure>



<p>Setelah perwira Yulius menemukan sebuah kapal dari Adramitium yang hendak berlayar ke Italia, Paulus beserta para tahanan lain dipindahkan ke kapal itu. Karena angin sakal maka Paulus memperingatkan perwira itu untuk tidak melanjutkan perjalanan dan berhenti di kota Lasea akan tetapi tidak didengarkan hingga mengakibatkan kapal kandas dan mereka hanyut sampai ke Kauda. Angin tidak kunjung berhenti hingga keesokan harinya sehingga putuslah harapan mereka untuk bisa selamat. Paulus menegur perwira itu dengan tujuan agar ia sadar untuk tidak berpatokan dengan nasihat satu orang saja melainkan harus mendengarkan nasihat dari orang lain juga. Karena nasihat satu orang belum tentu benar dan akibatnya sudah kita baca di awal. Namun demikian, Paulus tetap menghibur hati mereka dengan memberikan pengharapan bahwa mereka tidak akan binasa melainkan kapal yang mereka tumpangi.</p>



<p>Entah sadar atau tidak, apa yang dilakukan oleh perwira Yulius merupakan kesalahan yang sering kita lakukan. Apabila saat ini kita sedang melakukannya, mari segera minta ampun padaNya dan sadarlah bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk menjadi perpanjangan tanganNya untuk mendidik, melindungi, dan menjaga kita. Setelah kita minta ampun, buatlah komitmen untuk mau mendengar nasihat dari banyak orang. Ketika kita sudah menjadi orang yang rendah hati; yang mau mendengarkan nasihat dari banyak orang, mengucap syukurlah sebab Tuhan telah memberikan kesempatan bagi kita untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. </p>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?version=tb&amp;passage=Kisah+Para+Rasul+27">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?version=tb&amp;passage=Kisah+Para+Rasul+27</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/aku-bersyukur-masih-diberi-kesempatan-untuk-belajar-dari-kesalahan-kisah-para-rasul-2721-22-tb/">Aku Bersyukur Masih Diberi Kesempatan untuk Belajar dari Kesalahan | Kisah Para Rasul 27:21-22 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
