<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>the bread life &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/the-bread-life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 15:59:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.19</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>the bread life &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>The Bread Life &#124; Lukas 4:4 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/the-bread-life-lukas-44-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 15:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[Loving Thy Words]]></category>
		<category><![CDATA[spritual food]]></category>
		<category><![CDATA[the bread life]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bacaalkitab.com/?p=15080</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jawab Yesus kepadanya: &#8220;Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.&#8221; (Lukas 4:4 TB) Renungan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/the-bread-life-lukas-44-tb/">The Bread Life | Lukas 4:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Jawab Yesus kepadanya: &#8220;Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja.&#8221; (Lukas 4:4 TB)</em></h4>



<p>Renungan hari ini dimulai dengan pernyataan yang penulis dengar saat masih kecil. Dua pernyataan yang disampaikan oleh dua orang dengan konteks waktu yang berbeda. Pernyataan pertama berbunyi, “makan roti dulu buat ganjal perut!” Pernyataan kedua berbunyi, “dilarang berangkat ke sekolah kalau nggak makan nasi!”</p>



<p>Pernyataan pertama diucapkan pada siang atau sore hari sebelum hendak bepergian sementara pernyataan kedua diucapkan pada pagi hari. Roti dan nasi sama-sama mengandung karbohidrat yang mengenyangkan perut. Memang tidak semua orang memulai hari dengan sarapan, tetapi pasti segera mencari roti ketika lapar. Kalaupun tidak mencari roti, pasti akan mencari makanan lainnya yang juga mengandung karbohidrat, misalnya donat, kentang goreng, pizza, atau burger. Penulis ingin mengajukan pernyataam sekaligus pertanyaan. Setiap orang langsung mencari makanan ketika lapar, tetapi mengapa tidak demikian dengan Firman Tuhan?</p>



<p>Firman Tuhan sudah begitu mudah diakses, tetapi tidak menggerakkan hati banyak orang untuk membaca; mendengar dan meneliti Firman Tuhan. Alasannya karena sulit atau sibuk; konten dunia lebih menarik; bukan pendeta; tidak kuliah teologi. Banyak sekali alasannya. Padahal, membaca; mendengar dan meneliti Firman Tuhan harus dilakukan oleh semua orang Kristen karena merupakan Roti Hidup.</p>



<p>Seperti roti, nasi, dan makanan lainnya yang juga mengandung karbohidrat mengenyangkan perut sementara Roti Hidup mengenyangkan jiwa. Mungkin yang bersangkutan akan mencari makanan lainnya jika tidak mengonsumsi karbohidrat. Mungkin yang bersangkutan bukan seorang pendeta dan tidak kuliah teologi, tetapi tidak boleh buat alasan dalam bentuk apapun untuk tidak membaca, mendengar, dan meneliti Firman Tuhan sebagai bentuk cinta yang bersangkutan terhadap Dia.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, Engaku telah mengasihi saya, saya harus mencintai Engkau.Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk tidak membuat alasan apapun untuk menolak baca FirmanMu. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em> <a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=42&amp;chapter=4&amp;verse=4"><em>https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=42&amp;chapter=4&amp;verse=4</em></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/the-bread-life-lukas-44-tb/">The Bread Life | Lukas 4:4 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
