<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Remah untuk si Anjing &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/remah-untuk-si-anjing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Sep 2024 18:37:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.17</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>Remah untuk si Anjing &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lulus Ujian &#124; Matius 15:28 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/lulus-ujian-matius-1528-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Chika Ferryana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 15:10:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan baca alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[lulus ujian]]></category>
		<category><![CDATA[mengenalMu]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan iman]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan yang benar]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan Sirofenesia]]></category>
		<category><![CDATA[Remah untuk si Anjing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=12212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: &#8220;Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/lulus-ujian-matius-1528-tb/">Lulus Ujian | Matius 15:28 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: &#8220;Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.&#8221; Dan seketika itu juga anaknya sembuh. (Matius 15:28 TB)</em></h4>



<p>Ujian merupakan sarana yang digunakan sebagai alat ukur.</p>



<p>Alat untuk mengukur seberapa jauh pengetahuan yang dikuasai dan seberapa banyak keterampilan yang diperoleh. Tidak hanya dalam lingkup pendidikan tetapi dalam hal mencari pekerjaan, mendapatkan sertifikasi atau mendapatkan surat izin mengemudi. Selain pengetahuan dan keterampilan, ujian juga bertujuan untuk mengukur seberapa besar potensi yang dimiliki atau mendidik seseorang. Dari semua itu, apa yang hendak penulis bahas dalam renungan hari ini?</p>



<p>Dalam renungan hari ini, penulis akan membahas ujian sebagai alat untuk mendidik seseorang. Yang memberikan ujian bukan manusia secara langsung atau melalui instansi tetapi Tuhan. Dia mendidik semua orang termasuk wanita Siro-Fenisia.</p>



<p>Siro-Fenisia bukanlah golongan Yahudi. Perkataan tajam yang Dia sampaikan kepada wanita tersebut bukan untuk menghinanya tetapi mendidik. Mencari Tuhan bukan karena kebutuhan atau keperluan tetapi pemahaman yang semakin dalam tentang Dia. Wanita ini lulus ujian.</p>



<p>Alasan mengapa penulis mengatakan bahwa wanita ini lulus ujian karena ia memiliki iman yang besar. Iman yang besar&nbsp; membuat setiap orang, termasuk wanita ini paham bahwa Yesus adalah satu-satunya.</p>



<p>Satu-satunya sang pemilik hidup dan pemberi berkat. Dari wanita Siro-Fenisia kita belajar, saat hidup diterpa masalah dan pergumulan, merasa sedih dan kecewa adalah hal yang wajar tetapi tidak boleh berlarut-larut. Harus punya pemikiran bahwa Dia ingin setiap kita mengenalNya dengan benar. Tidak hanya saat ini melainkan selama hidup.</p>



<h4 class="has-text-align-center"><em>Tuhan, hari ini saya belajar bahwa iman tumbuh dari ujian. Ujian menyadarkan saya untuk mencari Engkau bukan karena ada keinginan dan kebutuhan melainkan karena ingin mengenalMu dengan benar. Amin!</em></h4>



<p><strong>Tuhan Yesus memberkati dan salam cemungud!</strong></p>



<p><em>Sumber:</em></p>



<ol type="1"><li><em><a href="https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Mat&amp;chapter=15&amp;verse=28" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=Mat&amp;chapter=15&amp;verse=28</a></em></li><li><em><a href="http://bit.ly/3Bj2y7L" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">http://bit.ly/3Bj2y7L</a></em></li><li><em><a href="https://smkprismadepok.sch.id/artikel/mengenal-sistem-pendidikan-di-luar-negeri" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">https://smkprismadepok.sch.id/artikel/mengenal-sistem-pendidikan-di-luar-negeri</a></em></li><li><em><a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/5-negara-di-dunia-tanpa-ujian-nasional-kelulusan-sekolah" rel="noreferrer noopener sponsored nofollow" target="_blank">https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/5-negara-di-dunia-tanpa-ujian-nasional-kelulusan-sekolah</a></em></li><li><a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bit.ly/4dmKUgS" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><em>https://bit.ly/</em></a><em><a aria-label="undefined (opens in a new tab)" href="https://bit.ly/4dmKUgS" target="_blank" rel="noreferrer noopener">4dmKUgS</a></em></li></ol>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/lulus-ujian-matius-1528-tb/">Lulus Ujian | Matius 15:28 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Remah Untuk Si Anjing &#124; Matius 15:27 (TB)</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/remah-untuk-si-anjing-matius-1527-tb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fonny Joseph]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2021 07:55:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Renungan Harian]]></category>
		<category><![CDATA[garam dan terang dunia]]></category>
		<category><![CDATA[GBA]]></category>
		<category><![CDATA[ibu yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[Matius 15:27]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan Kanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Remah untuk si Anjing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=5898</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kata perempuan itu: &#8220;Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.&#8221;...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/remah-untuk-si-anjing-matius-1527-tb/">Remah Untuk Si Anjing | Matius 15:27 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h4 class="has-text-align-center"><em>Kata perempuan itu: &#8220;Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.&#8221;  Matius 15:27 (TB)</em></h4>



<p>Orang tua manapun yang baik pasti menginginkan <a href="https://bacaalkitab.com/be-the-best-parents-amsal-3126-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">yang terbaik bagi anak-anaknya</a>. Tidak jarang kita mendengar berbagai cerita tentang <a href="https://bacaalkitab.com/penerjemah-alkitab-amsal-3128-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">pengorbanan orang tua</a> yang luar biasa, demi kepentingan dan kebaikan sang anak. Inilah yang dilakukan oleh si Ibu dari Kanaan, pada bacaan hari ini. Sejarah menceritakan bahwa bangsa Kanaan yang tinggal di sekitar wilayah yang berbatasan dengan wilayah bangsa Israel, yaitu orang bukan Yahudi, disebut dengan istilah anjing (atau anjing-anjing) oleh bangsa Yahudi. Suatu bentuk penghinaan karena cara hidup mereka yang tidak mengindahkan ALLAH dan menyembah berhala. Jadi, dalam budaya pada zaman itu, bangsa Yahudi memandang rendah orang-orang non Yahudi.</p>



<p>Namun demikian, Ibu dari Kanaan ini, nekad mendekati Yesus untuk memohon dengan sangat, agar Yesus berbelas kasihan <a href="https://bacaalkitab.com/the-bodyguard-amsal-3123-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">menolong anaknya</a> yang kerasukan setan dan sangat menderita. Walaupun menghadapi penolakan dan pengusiran yang memalukan dan menyakitkan, ibu ini tidak mundur, ia tetap memohon-mohon dengan sangat, demi pertolongan bagi anaknya. Bahkan saat Yesus berkata bahwa mujizatNya hanya tersedia bagi bangsa pilihan, yaitu Israel, Ibu ini dengan sangat rendah hati memohon hanya demi mendapatkan ‘remah-remah’ alias sisa-sisa yang terbuang dari jatah orang Israel. Sungguh seorang ibu yang luar biasa, <a href="https://bacaalkitab.com/terang-bagi-keluarga-yosua-213-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">terang bagi keluarganya</a>.</p>



<p>Menjadi terang terkadang berarti kita harus melawan berbagai stigma dan dinding yang telah didirikan manusia, dan mampu menembus aturan budaya. <a href="https://bacaalkitab.com/a-radiant-life-matius-516-tb/" target="_blank" aria-label="undefined (opens in a new tab)" rel="noreferrer noopener">Menjadi terang </a>tidak selalu mudah, sebab seringkali, kita akan menemukan lebih banyak orang yang menolak pengaruh baik yang kita timbulkan daripada menerimanya dengan tangan terbuka. Yesus memuji ibu dari Kanaan ini, karena imannya yang berani menembus berbagai stigma budaya zaman itu.</p>



<p>Biarlah pada hari ini kita mengambil komitmen untuk meneladani Ibu dari Kanaan ini, yang tetap tegar menjadi terang bagi keluarganya, di tengah celaan dan cemooh orang-orang. Mari bekerja untuk kerajaan TUHAN, tidak peduli apa yang dunia katakan tentang kita, tekun memancarkan terang dan menjadi garam yang membawa pengaruh bagi sekitar kita, terlepas dari apapun yang dunia dirikan untuk menghalangi kita.<br>GOD bless!</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/remah-untuk-si-anjing-matius-1527-tb/">Remah Untuk Si Anjing | Matius 15:27 (TB)</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
