<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mahasiswa &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<atom:link href="https://bacaalkitab.com/tag/mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<description>Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Oct 2020 09:12:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.4.18</generator>

<image>
	<url>https://bacaalkitab.com/wp-content/uploads/2020/06/cropped-apple-icon-60x60-1-1-32x32.png</url>
	<title>mahasiswa &#8211; Gerakan Baca Alkitab</title>
	<link>https://bacaalkitab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>20 Topik Doa Masa Covid-19</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/20-topik-doa-masa-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2020 07:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel Kristen Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[masalah kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[orangkristen]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Topik Doa]]></category>
		<category><![CDATA[tunawisma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3967</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di masa Covid-19 ini, pasti ada umat Tuhan yang mau berdoa karena banyak waktu di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/20-topik-doa-masa-covid-19/">20 Topik Doa Masa Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Di  masa <em>Covid-19</em> ini, pasti ada umat Tuhan yang mau berdoa karena banyak waktu di rumah, tetapi bingung mau mendoakan apa&#8230; Berikut ini ada 20 topik doa sederhana, mari siapkan hati untuk berdoa dan baca saja yang di bawah ini:</p>



<p>                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               1. Untuk mereka yang sakit dan yang terinfeksi <em>Covid-19</em>: Ya Tuhan, sembuhkan dan tolonglah saudara-saudara kami yang terinfeksi. Berikanlah kekuatan untuk tubuh dan roh mereka. Kendalikanlah penyebaran penyakit ini.</p>



<p>2. Untuk populasi yang rentan terinfeksi: Ya Tuhan, lindungilah para orang tua kami dan juga mereka yang menderita penyakit-penyakit kronis, tolong jagai Tuhan, berkati keluarga yang merawat.</p>



<p>3. Untuk anak-anak muda dan mereka yang masih kuat: Ya Tuhan, berikanlah mereka kesadaran untuk menjaga diri mereka, agar mereka tidak menjadi <em>carrier</em> yang menyebarkan virus ini. Berikanlah mereka keinginan untuk membantu dan belas kasihan.</p>



<p>4. Untuk pemerintah daerah dan pemerintah pusat: Ya Tuhan, sertailah pemimpin-pemimpin kami dalam mereka mengambil keputusan yang tepat, tolong juga menyediakan kebutuhan negeri  untuk memerangi pandemi ini. Bantulah mereka untuk bisa menyediakan pemeriksaan (kesehatan) yang dibutuhkan.</p>



<p>5. Untuk para peneliti ilmiah baik internasional maupun nasional upayanya untuk lebih memahami tentang penyakit ini: Ya Tuhan, berilah mereka pengetahuan, kebijaksanaan, dan kepintaran menemukan vaksin dan pengobatan yang maksimal.</p>



<p>6. Untuk media yang berkomitmen untuk menyediakan informasi  terkini: Ya Tuhan, bantulah mereka untuk dapat berkomunikasi dengan cara yang tepat dalam memberi informasi, tanpa menimbulkan kepanikan.</p>



<p><a href="http://bacaalkitab.com/20-topik-doa-masa-covid-19/2/">Lanjut ke halaman selanjutnya</a></p>


<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/20-topik-doa-masa-covid-19/">20 Topik Doa Masa Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuhan Memakai Waktu dan Kejadian Untuk Memproses Aku</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/__trashed/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sarah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2020 04:58:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[dicurigai]]></category>
		<category><![CDATA[dituduh]]></category>
		<category><![CDATA[gereja]]></category>
		<category><![CDATA[kasih karunia]]></category>
		<category><![CDATA[kehilangan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[maksimal]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[stress]]></category>
		<category><![CDATA[tertekan]]></category>
		<category><![CDATA[Theologia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=3852</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Demikian pun perbuatan baik itu segera nyata dan kalau tidak demikian, ia tidak dapat terus...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/__trashed/">Tuhan Memakai Waktu dan Kejadian Untuk Memproses Aku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote has-text-align-center"><p>&#8220;Demikian pun perbuatan baik itu segera nyata dan kalau tidak demikian, ia tidak dapat terus tinggal tersembunyi.&#8221;</p><p>11 Timotius 5:25 (TB)</p><p><span style="font-size: inherit;"></span></p><p><span style="font-size: inherit;"></span></p></blockquote>



<p>Semoga menjadi berkat<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f.png" alt="🙏" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> </p>



<p>Pernahkah Anda dicurigai melakukan sesuatu yang tidak Anda lakukan? Pasti tidak nyaman, bukan? Dalam hati membuncah rasa mau marah, mau teriak, dan mau membalas. Sekitar 20 tahun lalu, ketika saya masih berusia 25 tahun, pengalaman saya masih terbatas. Saya sudah wisuda dari kuliah sekuler di salah satu universitas di Medan, dan baru akan masuk semester tiga di sebuah sekolah teologia di Jakarta. Jadi, masih setahun tinggal di Jakarta dan tinggalnya di asrama pula, sehingga ruang lingkup gerak sangat terbatas dan banyak sekali yang harus dipelajari, termasuk logat bahasa masih rada asing bagi orang Jakarta dan kosa kata ala Medan, membuat kurang percaya diri ketika khotbah, membuat saya lebih pendiam yang memang dasarnya introvert.</p>



<p>Saat itu, saya dipercayakan pelayanan sebagai mahasiswa praktek 2 bulan di sebuah gereja di Jakarta yang nantinya menjadi tempat saya ditugaskan pelayanan <em>weekend</em> sampai setahun. Kegiatan lebih padat karena gereja itu akan merayakan ulang tahunnya yang kesekian. Masalahnya, para pengerja baru menyadari ada beberapa barang yang hilang (padahal ternyata barang-barang tersebut sudah hilang dari sebelum saya melayani di sana). Sangat wajar dan bisa di mengerti sebagai orang yang baru hadir di sana dicurigai sebagai pelaku. Saya mendengar seseorang mengklaim, &#8220;Karena ini belum pernah terjadi sebelumnya.&#8221; Sekiranya saya di posisi mereka, saya mungkin juga akan mengatakan hal yang sama. Tidak hanya beberapa barang, namun uang juga &#8216;diduga&#8217; hilang. Di dalam kantor, beberapa pengerja berulang-ulang menghitung pengeluaran untuk pembelian bunga ulang tahun yang seharusnya sejumlah X namun malah sejumlah Y (nantinya baru ketahuan bahwa ada pembelian yang tidak sengaja terlewat dari pendataan). Di seberang meja saya, saya yang tidak tahu apa-apa mendengar selentingan, &#8220;Siapa lagi pelakunya kalau bukan orang baru, tak sangka juga ya,&#8221; kata seorang senior. Secara refleks, semua yang ada di sekeliling meja itu memandang ke arah saya bersamaan. Saya sama sekali tidak mengerti. Perasaan tidak nyaman makin terasa apalagi sebagai orang baru. </p>



<p>Hari Minggu berikutnya, berita kehilangan beberapa barang itu nampaknya sudah tersebar cukup luas, dan orang-orang mulai berspekulasi mengenai siapa pelakunya, hanya saja waktu itu saya masih belum terlalu paham. Seminggu kemudian, ada insiden baru di mana seorang anak remaja kehilangan <em>hp</em>-nya (<em>hp</em> pada masa itu masih barang langka bagiku, gitu2 deh). Dia bersama beberapa rekannya langsung mendatangi saya dan menanyakan apakah saya melihat <em>hp</em>-nya. Ketika saya menjawab tidak, mereka segera melakukan semacam &#8220;penggeledahan&#8221; kecil terhadap tas saya, namun saya yang masih &#8220;cupu&#8221; pada waktu itu masih belum paham juga apa yang sedang terjadi, ntah kenapa muka saya pucat dan badan saya sedikit ikut gemetaran. Semacam konfirmasi bagi mereka yang memperhatikan gelagat saya secara kasat mata. Sayang sekali di masa itu belum ada CCTV di gereja mereka itu. Puji syukur gereja kecil kami sekarang dipantau CCTV, wkwkw. Pada akhirnya, siangnya ketahuan bahwa <em>hp</em>-nya ternyata tertinggal di rumah. Sehari dua hari kemudian, para hamba Tuhan yang sekantor dengan saya buru-buru membawa pulang semua buku mereka yang sebelumnya mereka tinggalkan di kantor agar bisa menjadi referensi untuk persiapan khotbah. Barangkali mereka melakukan itu karena takut buku-buku mereka digondol si &#8220;maling&#8221; juga. Siapa lagi malingnya kalau bukan si &#8220;orang baru&#8221; yekan? Memang di hati saya bertanya-tanya, ada apa gerangan, mengapa sikap terhadap saya begitu berbeda dari sebelumnya, pandangan  mereka sepertinya ada ketidaknyamanan. Pada masa itu, setiap kali laci meja TU dikunci, yang mengunci selalu mengecek berulang-ulang di depan saya dengan berbunyi dan melebih-lebihkan gesturnya, seperti mengisyaratkan kepada semua orang bahwa lacinya sudah terkunci, meja saya di sebelahnya. </p>



<p><a href="http://bacaalkitab.com/?p=3852&amp;page=2&amp;preview=true">Lanjukan bacaan ke halaman selanjutnya</a></p>


<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/__trashed/">Tuhan Memakai Waktu dan Kejadian Untuk Memproses Aku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidup dari Setiap Firman yang Keluar dari Mulut Allah</title>
		<link>https://bacaalkitab.com/kesaksian-mirjam-lukito/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admingba]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2019 04:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Kesaksian]]></category>
		<category><![CDATA[Alkitab]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[berbuah]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Firaun]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Harun]]></category>
		<category><![CDATA[hidup dari Firman]]></category>
		<category><![CDATA[kesabaran]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Miryam]]></category>
		<category><![CDATA[Musa]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[step]]></category>
		<category><![CDATA[stuip]]></category>
		<category><![CDATA[Yokhebed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://bacaalkitab.com/?p=1982</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kesaksian Mirjam Lukito Pengikut baru GBA 24 Agustus 2019 Saya, Mirjam (baca:Miryam) Lukito, pengikut baru...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kesaksian-mirjam-lukito/">Hidup dari Setiap Firman yang Keluar dari Mulut Allah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kesaksian<br />
Mirjam Lukito<br />
Pengikut baru GBA<br />
24 Agustus 2019</p>
<p>Saya, Mirjam (baca:Miryam) Lukito, pengikut baru dalam GBA ini. Saya lahir di tahun 1960 karenanya masih pakai Ejaan lama.</p>
<p>Siapa itu Miryam? Dia adalah adik Harun, kakak perempuan Musa dimana waktu Musa lahir dan waktu itu Firaun memberi perintah agar setiap anak laki-laki yang dilahirkan oleh umat Israel harus dibunuh. Yokhebed ibunya menaruh Musa dalam keranjang kecil yang ditaruh di tepi Sungai Nil. Dan Miryam mengikuti terus keranjang adiknya itu dalam aliran Sungai Nil secara sembunyi karena takut. Sampai akhirnya keranjang itu sampai di tempat Putri Firaun mandi, dan Miryam menawarkan jasa untuk ibunya dapat menyusui Musa.</p>
<p>Tentang saya, saya juga anak kedua dari keluarga (Alm) Dr. Loekito Handojo. Ibu saya bercerita bahwa waktu masih bayi, saya mengalami panas tinggi sampai kejang-kejang (stuip/step). Saya dibawa ke dokter saat itu (ayah saya masih mahasiswa di UNAIR). Dan saya tertolong, ayah saya ikut sebagai dokter wamil (wajib militer) sesudah lulus sebagai dokter. Tahun 1963, wajib bertugas di Makassar, 1964 lahir adik laki-laki namanya Samuel, sebelumnya sudah ada adik lagi di tahun 1961, namanya Ruth. Setelah wamil di Makasar selesai, kembali ke Surabaya. Waktu itu ayah saya mohon pindah ke sipil, tidak ikut militer lagi. Lalu ayah saya ditempatkan di Cilacap sebagai dokter sipil. Di situ lahir adik laki-laki lagi bernama Benyamin, 1967. Kakak sulung tahun 1958, bernama Esther.</p>
<p>Sejak di Cilacap, ketahuan bahwa saya menerima &#8220;warisan penyakit <em>asma</em> <em>bronchiale</em>&#8221; jadi, sekitar umur tujuh tahun. Lalu dengan rutin ayah mengajak saya berenang, untuk menghilangkan asma tersebut secara alami. Tetapi, ketika saya berumur 10 tahun dan sudah kelas 5 SD, saya pulang sekolah dengan naik sepeda bersama kakak, saya terjatuh pingsan dan mengompol. Ternyata setelah diperiksa, saya menderita epilepsi dengan ditandainya panas badan tinggi dan stuip waktu masih bayi. Jadi saya tidak bisa berenang lagi sebab jika kejang dan tidak ketahuan, bisa mati tenggelam. Waktu itu saya mengikuti Sekolah Minggu setiap hari Minggunya, sedangkan orang tua saya ikut Kebaktian Gereja. Saya &#8220;protes&#8221; kepada Tuhan: Oke Tuhan, saya menderita asma dan ternyata adik bungsu saya juga kena, tetapi lebih ringan. Tetapi Tuhan&#8230; mengapa saya Kau beri penyakit epilepsi (orang awam menyebutnya ayan/sawan celeng dsb) yang memalukan ini???</p>
<p>Kakak saya melanjutkan ke SMA di Jakarta, di SMA Santa Ursula. Paman saya, juga dokter tinggal di Jakarta. Jadi, meski tinggal di asrama, Sabtu dan Minggu boleh ke tempat paman. Minggu sore balik ke asrama. Saya waktu itu juga mau ke Jakarta mengikuti kakak saya. Ternyata ditolak, sebab Jakarta tidak menerima murid dari luar kota, sudah padat penduduknya. Sebetulnya dari Cilacap paling dekat ya ke Purwokerto, tapi saya didaftarkan dan bersekolah di Yogyakarta, di SMA STELLA DUCE. Saya pun tinggal di asrama Katolik. Saya hanya dititipkan kepada kakak dari dokter gigi tetangga di Cilacap yang mana ia tinggal di Yogya. Saya pun waktu itu kecewa, kenapa Tuhan tidak mengizinkan saya di Jakarta dan hanya di Yogya?</p>
<p>Singkat cerita setelah SMA, kakak daftar untuk kuliah, waktu itu sistem SKALU (Sekretariat Kerjasama Antar Lima Universitas) antaranya UI, ITB, IPB, UGM dan UNAIR. Kakak ingin seperti ayah, mendaftar di UI untuk fakultas Kedokteran. Ternyata setelah <em>test</em>, dinyatakan tidak lulus dan gugur untuk lima Universitas tersebut. Akhirnya diterima di UNS Solo yang baru tiga tahun berdiri, itu pun tidak diterima di fakultas Kedokteran tetapi di pilihan ke-2: Teknik Sipil.<br />
Waktu saya mendaftar untuk kuliah, saya tidak daftar di fakultas kedokteran karena saya merasa menjadi orang yang tidak sabaran. Padahal dokter haruslah sabar. Saya sangat mengagumi guru Kimia saya, jadi saya mendaftar di Fakultas Teknik Kimia. Saya menjalaninya selama enam tahun dengan IPKum 3,3!!!</p>
<p>Dari situlah, tahun 1987 Tuhan menjawab &#8220;protes&#8221; saya dengan Firman-Nya di Yohanes 9 tentang orang buta sejak lahirnya. Murid-murid Yesus bertanya: Guru, siapakah yang berdosa, dia atau orang tuanya, sehingga ia lahir buta? Tetapi YESUS menjawab: Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia!&#8230; Dan semua terbukti pada diri saya. Jadi dari umur 10 tahun &#8211; 27 tahun baru dijawab seruan saya kepada Tuhan.</p>
<p>Sejak itu saya berpegang teguh pada Matius 4:4 bahwa manusia tidak hidup dari roti saja tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.</p>
<p>Sekian dulu, masih panjang kesaksian saya, yang sekarang sudah berumur 59 tahun lebih, menjelang 60 tahun. Saya berharap kesaksian saya bisa berbuah lebih banyak untuk teman-teman sekalian.</p>
<p>Terima kasih, TUHAN memberkati <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/12.0.0-1/72x72/1f64f.png" alt="🙏" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com/kesaksian-mirjam-lukito/">Hidup dari Setiap Firman yang Keluar dari Mulut Allah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://bacaalkitab.com">Gerakan Baca Alkitab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
