Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

Mustahil Bagi Manusia Tetapi, Tidak Bagi Allah

2 min read

“Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”
Markus 10 : 27 (TB)

Shalom, saya mau sedikit kesaksian. Semoga menjadi berkat.

Nama saya Darna, saya seorang ibu, bukan bapak hehe, saya pribadi sangat diberkati bisa bergabung dengan GBA, team di GBA sudah seperti keluarga dan saudara bagi saya, jujur saya banyak mendapat pembelajaran dari GBA, terlebih lagi dalam hal rohani: berlatih kesabaran, lapang dada dan selalu belajar berpikiran positif, berinteraksi dengan banyak orang di dunia maya (online) melalui WhatsApp, sekaligus berlatih menulis. Berkat Tuhan sangat melimpah bagi keluarga kami (saya dan suami adalah pengurus di GBA team D sekaligus masih peserta baca juga mesti dong, masa kita ingin orang lain baca Alkitab kita sendiri tidak, orang lain kenyang kerohaniannya dan penuh gizi sedang kita yang mengurus sebaliknya, maka harus tetap ikut baca Alkitab dan lapor sehingga ikut berdisiplin. Kedua anak kami juga peserta baca GBA, anak kami yang besar perempuan berusia 16 tahun ikut bacaan 5 pasal sehari dengan BRM, yang kecil laki-laki usia 11 tahun, ikut bacaan 2 pasal GBA Kids.

Berkat Tuhan yang menonjol sekali selama ikut serta melayani bersama GBA adalah:

  1. Ketika hp saya tidak memadai dan saya rindu melayani dengan maksimal dan siap berkorban dengan tulus ikhlas mengikuti visi GBA yang alkitabiah; Amanat Agung Tuhan; Mat 28: 19-20, karena kita semua host dan pengurus adalah volunteer (melayani dengan free) di sini, tetapi Tuhan tidak tinggal diam, kami dimampukan membeli handphone yang terbaik versi saya, walaupun mencicil (sudah lunas tahun lalu, PUJI TUHAN), sehingga hp tidak jadi alasan dan kendala.
  2. Ketika sudah selesai membaca Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru berulang kali dari dahulu saya memiliki keinduan ke Israel tetapi saya tahu secara manusia mustahil karena sebagai pendeta, suami dan saya mempunyai keuangan pas-pasan, sehingga saya tidak berani berharap dan kerinduan itu saya simpan di hati dan sesekali saya doakan. Tetapi, dengan mukjizat Tuhan yang ajaib itu, tahun lalu (2019) bulan November, saya dan suami Pdt. Midian Manullang dengan sebagian team GBA, saya berangkat ke Mesir, Israel dan Jordania (ziarah ke Holyland). Tak terbersit sedikit pun akan terjadi hal itu dalam waktu dekat melalui GBA ini (bukan GBA yang bayarin) tetapi Tuhan yang kirim dananya lewat “burung gagak”, Thanks To God.

Mustahil bagi manusia tetapi tidak bagi Allah. Sampai sekarang ini saya di GBA melayani dengan tulus ikhlas dan hati nurani yang murni (Tuhan tahu). Saya mengajak rekan-rekan semua, dalam anugerah Tuhan, mari melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh juga, dan lihatlah tangan Allah yang ajaib itu selalu sedia bekerja, asal kita siap maksimal juga.
Bagi Dia segala kemuliaan.

Kesaksian
Ibu Darna Kaban
Pengurus GBA team D

Share Artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip

Event & Kegiatan

September 2020
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Sosial Media GBA Center

Open chat
Butuh Bantuan!
Shalom! 👋🏻
Ingin bertanya tentang Gerakan Baca Alkitab dan pelayanannya? 🙏🏻

Kami melayani chat dari Jam 9.00 - 17.00 WIB
can't talk, whatsapp only