Arsip

Sosial Media GBA Center

19 June 2024

Gerakan Baca Alkitab

Jadikan Baca Alkitab Sebagai Gaya Hidup

GOD’s Anointing | Yeremia 29:11 (TB)

2 min read
GOD's Anointing

GOD's Anointing Yeremia 29:11

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Yeremia 29:11 (TB)

Kitab Yeremia (yang berisi ayat bacaan kita hari ini) ditulis dalam keadaan bangsa Israel sedang tinggal di pengungsian atau pembuangan Babylonia. Jadi kitab ini ditulis dalam keadaan yang menderita dan dalam tekanan. Dalam saat yang kurang baik itulah TUHAN berkata bahwa IA tahu apa yang ada dalam rancanganNya bagi bangsa Israel, yaitu rancangan damai sejahtera untuk memberikan hari depan yang baik. Pembuangan bangsa Israel berlangsung selama 70 tahun, dan dalam masa-masa 70 tahun yang panjang, TUHAN mengajarkan banyak sekali hal untuk mereka. Artinya dalam masa sulit itu, TUHAN selalu bersama mereka.

Saat TUHAN membuat atau menulis sesuatu, IA telah membuat suatu akhir yang baik. Saat IA menulis kisah hidup kita, IA sudah memiliki happy ending untuk kita. IA memiliki suatu rancangan yang baik, bukan kecelakaan, tetapi pengharapan dan masa depan yang baik. IA memikirkan kebaikan kita, bahkan saat kita sedang menderita. IA tidak membuat janji yang tidak jelas, IA memberikan hasil akhir yang kita harapkan. Namun untuk mencapai akhir yang baik, kita perlu menjalani saat-saat menunggu hingga janji tergenapi.

Hal yang perlu kita perhatikan sungguh-sungguh adalah bahwa menunggu itu memerlukan waktu. TUHAN tidak pernah menjanjikan masa depan yang instan dan mudah. Kita perlu fokus pada TUHAN dan tidak kehilangan kesabaran dalam menunggu. Dalam proses menunggu kita harus tetap bersemangat, dan tidak menjadi kecewa, lalu mencari cara-cara instan yang mudah yang tidak berkenan pada TUHAN. Ingat bangsa Israel melewati masa pembuangan selama 70 tahun dan TUHAN tetap bersama mereka melewati masa sulit.

Melewati saat-saat menunggu yang mungkin kita lewati dalam keadaan yang kurang baik, Yeremia 29:4-7 mengajarkan agar kita jangan duduk diam saja, tetapi berusahalah melanjutkan hidup. Kita perlu hikmat TUHAN, tetapi lebih dari itu, kita sangat perlu pengurapan TUHAN. Pengurapan TUHAN akan membuat hidup kita berubah. Dan pengurapan termanis seringkali turun dalam musim-musim tersulit dalam hidup kita.

Kisah Para Rasul 1:8 menyatakan bahwa TUHAN ingin mengurapi kita untuk menjadi saksi Kristus. Pengurapan IA berikan untuk menggenapi rencanaNya. Lalu kita pun belajar dari Petrus bagaimana setelah ia diurapi, kehidupannya berubah, IA berbicara dengan berkuasa, sehingga sekali berkhotbah 3000 orang menjadi percaya. Bagaimana ia menyembuhkan orang sakit dan menengking roh-roh jahat.

Hari-hari ini, kita sungguh perlu pengurapan TUHAN. Kita akan memperoleh pengurapan saat kita hidup kudus dan berkenan pada TUHAN. Kita akan diurapi TUHAN saat kita hidup dekat, intim, dan mencari wajah TUHAN setiap hari, saat memuji dan menyembah TUHAN menjadi kesukaan kita. Pengurapan memampukan kita hidup sesuai kehendak TUHAN, melakukan tugas-tugas harian kita dengan membawa kemuliaan bagi nama TUHAN, dan membuat hidup kita berbuah-buah hingga bisa dinikmati oleh orang-orang di sekitar kita. Pengurapan membuat hidup kita berdampak bagi lingkungan kita. Pengurapan membuat kita diperkenan TUHAN dan dihormati manusia. Pengurapan akan membuat kita memiliki masa depan yang penuh harapan, bahkan saat belum terlihat. Pagi ini, mintalah pengurapan TUHAN turun atas hidup kita. Amin.
GOD bless!

Share Artikel ini
Open chat
Butuh Bantuan!
Shalom! 👋🏻
Ingin bertanya tentang Gerakan Baca Alkitab dan pelayanannya? 🙏🏻

Kami melayani chat dari Jam 9.00 - 17.00 WIB
can't talk, whatsapp only